Laman

Kamis, 28 Februari 2013

SEJARAH KAMERA

Kamera berawal dari sebuah alat serupa yang dikenal dengan Kamera Obscura yang merupakan kotak kamera yang belum dilengkapi dengan film untuk menangkap gambar atau bayangan. Pada abad ke 16 Girolamo Cardano melengkapi kamera obscura dengan lensa pada bagian depan kamera obscura tersebut. Meski demikian, bayangan yang dihasilkan ternyata tidak tahan lama, sehingga penemuan Girolamo belum dianggap sebagai dunia fotografi. Pada tahun 1727 Johann Scultze dalam penelitiannya menemukan bahwa garam perak sangat peka terhada cahaya namun beliau belum menemukan konsep bagaimana langkah untuk meneruskan gagasannya.
Pada tahun 1826, Joseph Nicepore Niepce mempublikasikan gambar dari bayangan yang dihasilkan kameranya, yang berupa gambaran kabur atap-atap rumah pada sebuah lempengan campuran timah yang dipekakan yang kemudian dikenal sebagai foto pertama. Kemudian, pada tahun 1839, Louis Daguerre mempublikasikan temuannya berupa gambar yang dihasilkan dari bayangan sebuah jalan di Paris pada sebuah pelat tembaga berlapis perak. Daguerre yang mengadakan kongsi pada tahun 1829 dengan Niepce meneruskan program pengembangan kamera, meski Niepce meninggal dunia pada 1833, mengembangkan kamera yang dikenal sebagai kamera daguerreotype yang dianggap praktis dalam dunia fotografi, dimana sebagai imbalan atas temuannya, Pemerintah Perancis memberikan hadiah uang pensiun seumur hidup kepada Daguerre dan keluarga Niepce. Kamera daguerreotype kemudian berkembang menjadi kamera yang dikembangkan sekarang.

Spesifikasi Canon EOS 1100D -12 MP Lengkap

Spesifikasi Canon EOS 1100D -12 MP |  - Mas Ipenk Alhamdulillah hari ini bisa update kembali untuk anda semua dan klai ini saya akan bahas tentang Kamera Canon yaitu tepatnya Canon EOS 60D. Baca juga Spesifikasi Detail Canon EOS 60D - 18 MP Lengkap.

Canon EOS 1100D -12 MP
Canon EOS 1100D merupakan kamera DSLR inovatif yang dapat membawa Anda ke dunia fotografi. Selain fitur-fitur yang banyak, kualitas gambar yang baik, canggih, otomatis serta teknologi yang sudah mengikuti perkembangan zaman memberikan kepuasan yang berlebih dalam fotografi Anda.
Harga Januari 2013 Canon EOS 1100D -12 MP adalah RP 4.699.000

Spesifikasi Detail Canon EOS 1100D -12 MP Lengkap
SKU CA189EL52JNZALID-6447
Model Kamera SLR
Ukuran (L x W x H cm) 12.99 x 9.97 x 7.79 cm
Berat (kg) 0.495 kg
Warna Hitam
Tipe EOS 1100D
Ukuran Layar (in) 2.7
Megapiksel 12.2
Sistem Operasi Other
Fitur HD Recording|Image Stabilization
Highlights (Bullets)
  • 12.2 MP Kamera
  • 2.7" LCD
  • Canon DIGIC 4
Garansi produk 1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis)
Output Component Video|Composite Video|USB|HDMI
USB Port Ya
Resolusi Layar 230000 dot
Tipe Baterai Li-Ion
Format Foto JPEG, RAW, DPOF
Ukuran File Foto 4272x2848
Format Video MOV
Video HD Ya
Resolusi Video 1280 x 720
Focal Length 18-55 mm
Image Stabilization Ya
Range Aperture Lensa f/3.5-5.6
ISO Range 100 - 6400
Range Shutter Speed 30 - 1/4000 detik
Built in Flash Ya
Tipe Memory Card SD, SDHC, SDXC
HDMI Port Ya
Tipe Layar LCD

Duel seimbang DSLR pemula : Nikon D3100 vs Canon 1100D

Perang antara Canon dan Nikon dalam dunia DSLR seakan tak ada habisnya. Keduanya sama-sama punya produk unggulan di tiap segmen, khususnya di kelas DSLR pemula yang paling besar market share-nya. Kali ini kami akan membahas mengenai pertarungan seimbang dua produk yang amat populer yaitu EOS 1100D dari kubu Canon melawan D3100 dari kubu Nikon. Keduanya meski masuk ke kategori DSLR pemula namun secara esensi sepertinya sudah berevolusi menjadi kamera lengkap nan terjangkau dengan harga jual di kisaran 5 jutaan rupiah. Simak seperti apa keunggulan masing-masing dan temukan kamera mana yang terbaik di kelas pemula dalam artikel kami kali ini.

Nikon D3100

Diantara keduanya, Nikon D3100 lebih dahulu hadir yaitu tepatnya di bulan Agustus 2010 menggantikan D3000 dengan perbedaan utama yaitu beralihnya pemakaian sensor CCD 10 MP di D60/D3000 menjadi sensor CMOS 14 MP. Dengan harga 5,5 juta plus lensa kit AF-S 18-55mm VR, kamera keren ini sudah bisa jadi milik anda. Meski mengusung embel-embel kamera pemula, namun nama itu lebih dimaksudkan bahwa fitur yang dimiliki kamera ini didesain untuk mudah digunakan oleh pemula. Tetapi bila ditinjau spesifikasinya tampak kalau D3100 punya banyak keistimewaan seperti 11 titik auto fokus yang akurat dan kemampuan merekam video High Definition beresolusi 1920 x 1080 dengan auto fokus. Bahkan shutter unit kamera ini sudah lulus uji untuk 100 ribu kali pakai. Wow..

Dalam hal kemampuan ISO, D3100 tampil mengesankan dengan kemampuan ISO 3200 dan bisa ditingkatkan sampai setara dengan ISO 12800. Artinya kamera ini bisa diandalkan untuk dipakai di tempat dengan pencahayaan kurang. Kalaupun ada hal yang membedakan kamera ini dengan DSLR Nikon yang lebih mahal adalah kecepatan burstnya yang cukup mencapai 3 foto per detik dan resolusi layar LCD yang cukup dengan 230 ribu piksel saja. Yang disayangkan adalah Nikon masih belum menyediakan fitur dasar berupa exposure bracketing di D3100. Selain itu D3100 juga tidak menyediakan motor AF sehingga lensa Nikon lama (non AF-S) tidak bisa auto fokus. Tapi apapun itu, D3100 dianggap sebagai DSLR pemula terbaik yang pernah dibuat oleh Nikon.

Canon 1100D

Canon awalnya mengandalkan EOS 1000D sebagai DSLR paling ekonomis yang pernah dibuatnya. Respon pasar ternyata sangat positif akan hadirnya EOS 1000D sehingga Canon bisa menikmati keuntungan dari penjualan kamera seri 4 digit tersebut. Mungkin itulah alasan kenapa Canon perlu waktu 18 bulan untuk membuat penerus dari 1000D, ditambah lagi saat ini semua kamera sudah semakin modern dan dilengkapi dengan fitur HD movie, maka upgrade 1000D ini terasa mendesak untuk dilakukan. Setengah tahun sejak Nikon meluncurkan D3100, tepatnya di bulan Februari 2011 akhirnya Canon meluncurkan EOS 1100D, maka dimulailah perang antara keduanya sebagai DSLR pemula terbaik yang pernah ada.

Beberapa penyempurnaan penting dilakukan Canon dalam membuat penerus 1000D yaitu dipakainya sensor CMOS 12 MP dengan prosesor Digic IV. Kamera seharga 5,2 juta ini bahkan sudah dilengkapi dengan lensa kit EF-S 18-55mm IS yang cukup baik untuk dipakai sehari-hari. Kemampuan merekam video telah dibenamkan di EOS 1100D ini, tepatnya adalah High Definition resolusi 1280 x 720 piksel. Hal mengesankan lainnya yang dijumpai di kamera ini adalah kemampuan ISO 6400 dan metering 63 zone yang peka terhadap fokus, warna dan luminance. Layaknya DSLR pemula lain, kecepatan  burst 1100D hanya mencapai 3 gambar per detik dan resolusi layar LCD-nya memang hanya 230 ribu piksel saja. Sayangnya hingga kini Canon belum mengizinkan EOS empat digitnya untuk memiliki fitur spot metering.

Mana yang lebih baik?

Tidak mudah menilai mana yang lebih baik dari keduanya. Disamping memiliki spesifikasi yang hampir sama, keduanya juga dijual di kisaran harga yang hampir sama juga. Bolehlah dibilang keduanya berimbang terutama dalam hal :
  • kualitas hasil foto (skor sensor di dxomark berbeda sedikit)
  • fitur live view
  • kecepatan burst (3 fps)
  • resolusi layar LCD
  • spesifikasi dan jenis viewfinder
  • ada mode untuk membantu pemula
Namun dalam beberapa hal Nikon D3100 lebih unggul seperti :
  • resolusi dan ukuran sensor sedikit lebih besar (14 MP vs 12 MP)
  • titik AF yang lebih banyak (11 titik vs 9 titik)
  • ada fitur 3D tracking AF
  • resolusi HD video (1080p vs 720p) plus auto fokus saat merekam video
  • ada tuas khusus untuk berganti mode cepat (continuous shooting, self timer dsb)
  • jangkauan lampu kilat lebih besar (12 m vs 9 m)
  • layar LCD sedikit lebih lega (3 inci vs 2.7 inci)
Sedangkan hal yang membuat EOS 1100D lebih baik adalah:
  • dukungan semua lensa Canon EF dan EF-S (bisa autofokus)
  • bisa bracketing (AE dan WB)
  • ISO normal maksimum ISO 6400 (vs ISO 3200)
  • ada tombol langsung untuk mengatur ISO
  • muncul histogram saat live view
  • tersedia aksesori resmi untuk battery grip
  • baterai tahan lebih lama (700 shot vs 550 shot)
Dalam hal ini kesimpulan kami adalah bahwa Nikon D3100 sedikit lebih unggul dari EOS 1100D. Kunci kemenangannya adalah dalam hal sensor, fokus dan HD video. Sedang EOS 1100D bisa dibilang tidak ada fitur yang terlalu menonjol tapi semua kebutuhan dasar fotografi sudah tercukupi ditambah dengan kemampuan bracketing dan dukungan auto fokus pada semua lensa Canon. Jadi pilih yang mana, tentu terserah anda..

Canon EOS M Kamera Canon MirrorLess Pertama dengan Sensor 18 Mp APS C CMOS & Digic 5

Akhirnya Canon sang produsen berbagai perangkat digital imaging terkenal terutama kamera DSLR seri EOS nya yang sangat laris akhirnya ikutan mengeluarkan produk kamera mirrorless yang menawarkan kamera digital kualitas DSLR dalam ukuran kompak. Canon EOS M adalah nama produk terbaru tersebut yang mengawarkan sensor gambar 18 Mp APS-C CMOS dengan prosesor DIGIC 5 yang menawarkan foto dan video berkualitas tinggi dengan ISO dari 100 sampai 12.800 untuk gambar diam yang dapat diekspansi sampai 25.600 dalam mode H.
Sebagai kamera EOS pertama untuk versi mirrorless, kamera ini menggunakan M-mount baru.Kamera ini menawarkan sistem autofokus yang cepat baik untuk video dan foto. Serta mampu mengambil video dalam Full HD yang juga mendukung autofokus dan mentrack subjek bergerak. Kamera ini memiliki mode Scene Intelligent Audo untuk mengoptimasi foto dan deteksi scene, lalu ada juga fitur Multi-shot Nouse Reduction untuk mempertahankan detail walau pada ISO yang tinggi. Serta tak ketinggalan mode Handheld Nigh Scene serta HDR Backlight Control. Untuk mempercantik foto, kamera ini juga menyediakan 7 Creative Filter.
Layar LCD 3.0 inci yang jug amendukung touchscreen membuat kita mudah dalam mengambil maupun melihat-lihat foto. Bicara penyimpanan, kamera ini mendukung kartu SD/SDHC/SDXC , termasuk UHS-I card.
Rencana Canon EOS M akan tersedia bulan Oktober 2012 dengan kit EF-M 22mm f/2 STM dengan harga 799 USD. Akan ada juga versi warna putih yang hanya tersedia pada Canon Online Store.

Mamiya Digital Camera 33 Megapixel



mamiya
Jika Anda adalah orang yang menyukai mengkoleksi kamera digital, adalah hal yang wajib untuk mengetahui tentang Mamiya Kamera Digital yang baru saja rilis dengan 33 Megapixel 36 x 44mm sensor yang dua kali ukuran penuh yang ditawarkan oleh kamera DSLR dan 5,3” layar sentuh.
Dibandroll dengan harga $20,000, Mamiya tipe DL33 ini memang sangat cocok untuk fotografer profesional, karena dari segi performa, kamera ini sangat bisa diandalkan.
Jefff Karp, Marketing Manager dari Mamiya sempat mengatakan bahwa fotografer profesional dunia harus mempertimbangkan performa kamera ini ketimbang harganya. Tentu saja, tidak perlu diragukan kualitas gambar yang dihasilkan dengan kamera tersebut akan dapat memuaskan hasil fotografi yang akan dapat memukau siapa saja.
Selain itu, kecanggihan yang terdapat pada Mamiya DL33 adalah memiliki sensor per pixel seukuran 7,2 mikron. Dan bisa dikatakan bahwa 36x44mm, DL33 ini berukurang 2 kali dari DSLR biasa. Dari resolusinya, kamera ini mampu memproduksi gambar dengan tingkat akurasi warna yang cukup tinggi. Sebagai tambahan, gambar yang diproduksi dari kamera ini bisa ditampilkan nyaris seperti 3 dimensi. Kamera ini sangat cocok digunakan di dalam maupun di luar ruangan.
Mamiya DL33 memadukan teknologi yang terdapat pada Mamiya 645AFD III dengan 33 Megapixel Aptus – II 7 Digital Back. Dari segi kecepatan pengambilan gambar dan autofocus yang dihasilkan merupakan perpaduan yang ciamik untuk kamera ini.
“Banyak Fotografer Profesional meminta kami untuk meningkatkan performa dari kamera digital, dan inilah dia, Mamiya merupakan solusi tepat dari sistem digital fotografi. Dengan Mamiya tipe DL33 ini, kami siap melayani permintaan pasar saat ini” kata Karp, salah satu petinggi Mamiya.

Hasselblad H3DII-50: kamera digital DSLR dengan 50 megapixels -


Masih ingat kamera digital Hasselblad yang pernah kami bahas yang mempunyai pixels terbesar yaitu 39 megapixels??
Well, itu sudah kuno karena Hasselblad lagi-lagi membuat sensasi dengan kamera digital DSLR terbarunya yaitu tipe H3DII-50.
Bedanya adalah megapixels yang bisa dicapai oleh kamera ini yaitu mencapai 50 megapixels yang menjadi "penumbang" kamera seri sebelumnya dan menjadi megapixels yang terbesar saat ini.
Fitur yang ada antara lain 36x48mm sensor dari Kodak serta layar ukuran 3 inch.
Belum ada informasi resmi mengenai harganya tetapi sebagai gambaran versi sebelumnya (H3D II) sudah dibandrol dengan harga sekitar Rp. 450.000.000/ unit jadi kalau yang 50 megapixels ini berapa yah??

Hasselblad H4D Ferrari Limited Edition: hanya dijual 499 unit saja

Hiks, kapan yah bisa punya kamera Hasselblad, apalagi yang satu ini.
Hasselblad Limited H4D Ferrari Edition adalah kamera versi terbatas Hasselblad yang bekerjasama dengan Ferrari.




Tidak disebutkan berapa MP yang ada di kamera ini tetapi tidak usah kuatir, seri H4D yang terkecil pun punya 40 MP, cukup dong?
Hasselblad Limited H4D Ferrari Edition akan dijual dalam waktu dekat (Oktober) dengan jumlah terbatas (namanya juga Limited Edition) yaitu hanya 499 unit saja. Cepetan pesan!!
Harganya?? Takut tanya, pasti bikin merinding.