Kamera berawal dari sebuah alat serupa yang dikenal dengan Kamera Obscura yang merupakan kotak kamera yang belum dilengkapi dengan film untuk menangkap gambar atau bayangan. Pada abad ke 16 Girolamo Cardano melengkapi kamera obscura dengan lensa
pada bagian depan kamera obscura tersebut. Meski demikian, bayangan
yang dihasilkan ternyata tidak tahan lama, sehingga penemuan Girolamo
belum dianggap sebagai dunia fotografi. Pada tahun 1727 Johann Scultze
dalam penelitiannya menemukan bahwa garam perak sangat peka terhada
cahaya namun beliau belum menemukan konsep bagaimana langkah untuk
meneruskan gagasannya.
Pada tahun 1826, Joseph Nicepore Niepce
mempublikasikan gambar dari bayangan yang dihasilkan kameranya, yang
berupa gambaran kabur atap-atap rumah pada sebuah lempengan campuran
timah yang dipekakan yang kemudian dikenal sebagai foto pertama.
Kemudian, pada tahun 1839, Louis Daguerre mempublikasikan temuannya berupa gambar yang dihasilkan dari bayangan sebuah jalan di Paris pada sebuah pelat tembaga berlapis perak. Daguerre yang mengadakan kongsi pada tahun 1829
dengan Niepce meneruskan program pengembangan kamera, meski Niepce
meninggal dunia pada 1833, mengembangkan kamera yang dikenal sebagai kamera daguerreotype yang dianggap praktis dalam dunia fotografi, dimana sebagai imbalan atas temuannya, Pemerintah Perancis
memberikan hadiah uang pensiun seumur hidup kepada Daguerre dan
keluarga Niepce. Kamera daguerreotype kemudian berkembang menjadi kamera
yang dikembangkan sekarang.
Kamis, 28 Februari 2013
Spesifikasi Canon EOS 1100D -12 MP Lengkap
Spesifikasi Canon EOS 1100D -12 MP | - Mas Ipenk Alhamdulillah hari ini bisa update kembali untuk anda semua dan klai ini saya akan bahas tentang Kamera Canon yaitu tepatnya Canon EOS 60D. Baca juga Spesifikasi Detail Canon EOS 60D - 18 MP Lengkap.
Spesifikasi Detail Canon EOS 1100D -12 MP Lengkap
Canon EOS 1100D merupakan kamera DSLR inovatif yang dapat membawa Anda
ke dunia fotografi. Selain fitur-fitur yang banyak, kualitas gambar yang
baik, canggih, otomatis serta teknologi yang sudah mengikuti
perkembangan zaman memberikan kepuasan yang berlebih dalam fotografi
Anda.
Harga Januari 2013 Canon EOS 1100D -12 MP adalah RP 4.699.000
Spesifikasi Detail Canon EOS 1100D -12 MP Lengkap
| SKU | CA189EL52JNZALID-6447 |
|---|---|
| Model | Kamera SLR |
| Ukuran (L x W x H cm) | 12.99 x 9.97 x 7.79 cm |
| Berat (kg) | 0.495 kg |
| Warna | Hitam |
| Tipe | EOS 1100D |
| Ukuran Layar (in) | 2.7 |
| Megapiksel | 12.2 |
| Sistem Operasi | Other |
| Fitur | HD Recording|Image Stabilization |
| Highlights (Bullets) |
|
| Garansi produk | 1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis) |
| Output | Component Video|Composite Video|USB|HDMI |
| USB Port | Ya |
| Resolusi Layar | 230000 dot |
| Tipe Baterai | Li-Ion |
| Format Foto | JPEG, RAW, DPOF |
| Ukuran File Foto | 4272x2848 |
| Format Video | MOV |
| Video HD | Ya |
| Resolusi Video | 1280 x 720 |
| Focal Length | 18-55 mm |
| Image Stabilization | Ya |
| Range Aperture Lensa | f/3.5-5.6 |
| ISO Range | 100 - 6400 |
| Range Shutter Speed | 30 - 1/4000 detik |
| Built in Flash | Ya |
| Tipe Memory Card | SD, SDHC, SDXC |
| HDMI Port | Ya |
| Tipe Layar | LCD |
Duel seimbang DSLR pemula : Nikon D3100 vs Canon 1100D
Perang antara Canon dan Nikon dalam
dunia DSLR seakan tak ada habisnya. Keduanya sama-sama punya produk
unggulan di tiap segmen, khususnya di kelas DSLR pemula yang paling
besar market share-nya. Kali ini kami akan membahas mengenai pertarungan seimbang dua produk yang amat populer yaitu EOS 1100D dari kubu Canon melawan D3100
dari kubu Nikon. Keduanya meski masuk ke kategori DSLR pemula namun
secara esensi sepertinya sudah berevolusi menjadi kamera lengkap nan
terjangkau dengan harga jual di kisaran 5 jutaan rupiah. Simak seperti
apa keunggulan masing-masing dan temukan kamera mana yang terbaik di
kelas pemula dalam artikel kami kali ini.
Nikon D3100
Diantara keduanya, Nikon D3100 lebih
dahulu hadir yaitu tepatnya di bulan Agustus 2010 menggantikan D3000
dengan perbedaan utama yaitu beralihnya pemakaian sensor CCD 10 MP di
D60/D3000 menjadi sensor CMOS 14 MP. Dengan harga 5,5 juta plus lensa
kit AF-S 18-55mm VR, kamera keren ini sudah bisa jadi milik anda. Meski
mengusung embel-embel kamera pemula, namun nama itu lebih dimaksudkan
bahwa fitur yang dimiliki kamera ini didesain untuk mudah digunakan oleh
pemula. Tetapi bila ditinjau spesifikasinya tampak kalau D3100 punya
banyak keistimewaan seperti 11 titik auto fokus yang akurat dan
kemampuan merekam video High Definition beresolusi 1920 x 1080 dengan
auto fokus. Bahkan shutter unit kamera ini sudah lulus uji untuk 100
ribu kali pakai. Wow..
Dalam hal kemampuan ISO, D3100 tampil
mengesankan dengan kemampuan ISO 3200 dan bisa ditingkatkan sampai
setara dengan ISO 12800. Artinya kamera ini bisa diandalkan untuk
dipakai di tempat dengan pencahayaan kurang. Kalaupun ada hal yang
membedakan kamera ini dengan DSLR Nikon yang lebih mahal adalah
kecepatan burstnya yang cukup mencapai 3 foto per detik dan
resolusi layar LCD yang cukup dengan 230 ribu piksel saja. Yang
disayangkan adalah Nikon masih belum menyediakan fitur dasar berupa exposure bracketing
di D3100. Selain itu D3100 juga tidak menyediakan motor AF sehingga
lensa Nikon lama (non AF-S) tidak bisa auto fokus. Tapi apapun itu,
D3100 dianggap sebagai DSLR pemula terbaik yang pernah dibuat oleh
Nikon.
Canon 1100D
Canon awalnya mengandalkan EOS
1000D sebagai DSLR paling ekonomis yang pernah dibuatnya. Respon pasar
ternyata sangat positif akan hadirnya EOS 1000D sehingga Canon bisa
menikmati keuntungan dari penjualan kamera seri 4 digit tersebut.
Mungkin itulah alasan kenapa Canon perlu waktu 18 bulan untuk membuat
penerus dari 1000D, ditambah lagi saat ini semua kamera sudah semakin
modern dan dilengkapi dengan fitur HD movie, maka upgrade 1000D
ini terasa mendesak untuk dilakukan. Setengah tahun sejak Nikon
meluncurkan D3100, tepatnya di bulan Februari 2011 akhirnya Canon
meluncurkan EOS 1100D, maka dimulailah perang antara keduanya sebagai
DSLR pemula terbaik yang pernah ada.
Beberapa penyempurnaan penting dilakukan
Canon dalam membuat penerus 1000D yaitu dipakainya sensor CMOS 12 MP
dengan prosesor Digic IV. Kamera seharga 5,2 juta ini bahkan sudah
dilengkapi dengan lensa kit EF-S 18-55mm IS yang cukup baik untuk
dipakai sehari-hari. Kemampuan merekam video telah dibenamkan di EOS
1100D ini, tepatnya adalah High Definition resolusi 1280 x 720 piksel.
Hal mengesankan lainnya yang dijumpai di kamera ini adalah kemampuan ISO
6400 dan metering 63 zone yang peka terhadap fokus, warna dan luminance. Layaknya DSLR pemula lain, kecepatan burst 1100D
hanya mencapai 3 gambar per detik dan resolusi layar LCD-nya memang
hanya 230 ribu piksel saja. Sayangnya hingga kini Canon belum
mengizinkan EOS empat digitnya untuk memiliki fitur spot metering.
Mana yang lebih baik?
Tidak mudah menilai mana yang lebih baik
dari keduanya. Disamping memiliki spesifikasi yang hampir sama,
keduanya juga dijual di kisaran harga yang hampir sama juga. Bolehlah
dibilang keduanya berimbang terutama dalam hal :
- kualitas hasil foto (skor sensor di dxomark berbeda sedikit)
- fitur live view
- kecepatan burst (3 fps)
- resolusi layar LCD
- spesifikasi dan jenis viewfinder
- ada mode untuk membantu pemula
- resolusi dan ukuran sensor sedikit lebih besar (14 MP vs 12 MP)
- titik AF yang lebih banyak (11 titik vs 9 titik)
- ada fitur 3D tracking AF
- resolusi HD video (1080p vs 720p) plus auto fokus saat merekam video
- ada tuas khusus untuk berganti mode cepat (continuous shooting, self timer dsb)
- jangkauan lampu kilat lebih besar (12 m vs 9 m)
- layar LCD sedikit lebih lega (3 inci vs 2.7 inci)
- dukungan semua lensa Canon EF dan EF-S (bisa autofokus)
- bisa bracketing (AE dan WB)
- ISO normal maksimum ISO 6400 (vs ISO 3200)
- ada tombol langsung untuk mengatur ISO
- muncul histogram saat live view
- tersedia aksesori resmi untuk battery grip
- baterai tahan lebih lama (700 shot vs 550 shot)
Dalam hal ini kesimpulan kami adalah
bahwa Nikon D3100 sedikit lebih unggul dari EOS 1100D. Kunci
kemenangannya adalah dalam hal sensor, fokus dan HD video. Sedang EOS
1100D bisa dibilang tidak ada fitur yang terlalu menonjol tapi semua
kebutuhan dasar fotografi sudah tercukupi ditambah dengan kemampuan bracketing dan dukungan auto fokus pada semua lensa Canon. Jadi pilih yang mana, tentu terserah anda..
Canon EOS M Kamera Canon MirrorLess Pertama dengan Sensor 18 Mp APS C CMOS & Digic 5
Akhirnya Canon sang produsen berbagai perangkat digital
imaging terkenal terutama kamera DSLR seri EOS nya yang sangat laris
akhirnya ikutan mengeluarkan produk kamera mirrorless yang menawarkan
kamera digital kualitas DSLR dalam ukuran kompak. Canon EOS M adalah
nama produk terbaru tersebut yang mengawarkan sensor gambar 18 Mp APS-C
CMOS dengan prosesor DIGIC 5 yang menawarkan foto dan video berkualitas
tinggi dengan ISO dari 100 sampai 12.800 untuk gambar diam yang dapat
diekspansi sampai 25.600 dalam mode H.
Sebagai kamera EOS pertama untuk versi mirrorless, kamera ini
menggunakan M-mount baru.Kamera ini menawarkan sistem autofokus yang
cepat baik untuk video dan foto. Serta mampu mengambil video dalam Full
HD yang juga mendukung autofokus dan mentrack subjek bergerak. Kamera
ini memiliki mode Scene Intelligent Audo untuk mengoptimasi foto dan
deteksi scene, lalu ada juga fitur Multi-shot Nouse Reduction untuk
mempertahankan detail walau pada ISO yang tinggi. Serta tak ketinggalan
mode Handheld Nigh Scene serta HDR Backlight Control. Untuk mempercantik
foto, kamera ini juga menyediakan 7 Creative Filter.Layar LCD 3.0 inci yang jug amendukung touchscreen membuat kita mudah dalam mengambil maupun melihat-lihat foto. Bicara penyimpanan, kamera ini mendukung kartu SD/SDHC/SDXC , termasuk UHS-I card.
Rencana Canon EOS M akan tersedia bulan Oktober 2012 dengan kit EF-M 22mm f/2 STM dengan harga 799 USD. Akan ada juga versi warna putih yang hanya tersedia pada Canon Online Store.
Mamiya Digital Camera 33 Megapixel
Dibandroll dengan harga $20,000, Mamiya tipe DL33 ini memang sangat cocok untuk fotografer profesional, karena dari segi performa, kamera ini sangat bisa diandalkan.
Jefff Karp, Marketing Manager dari Mamiya sempat mengatakan bahwa fotografer profesional dunia harus mempertimbangkan performa kamera ini ketimbang harganya. Tentu saja, tidak perlu diragukan kualitas gambar yang dihasilkan dengan kamera tersebut akan dapat memuaskan hasil fotografi yang akan dapat memukau siapa saja.
Selain itu, kecanggihan yang terdapat pada Mamiya DL33 adalah memiliki sensor per pixel seukuran 7,2 mikron. Dan bisa dikatakan bahwa 36x44mm, DL33 ini berukurang 2 kali dari DSLR biasa. Dari resolusinya, kamera ini mampu memproduksi gambar dengan tingkat akurasi warna yang cukup tinggi. Sebagai tambahan, gambar yang diproduksi dari kamera ini bisa ditampilkan nyaris seperti 3 dimensi. Kamera ini sangat cocok digunakan di dalam maupun di luar ruangan.
Mamiya DL33 memadukan teknologi yang terdapat pada Mamiya 645AFD III dengan 33 Megapixel Aptus – II 7 Digital Back. Dari segi kecepatan pengambilan gambar dan autofocus yang dihasilkan merupakan perpaduan yang ciamik untuk kamera ini.
“Banyak Fotografer Profesional meminta kami untuk meningkatkan performa dari kamera digital, dan inilah dia, Mamiya merupakan solusi tepat dari sistem digital fotografi. Dengan Mamiya tipe DL33 ini, kami siap melayani permintaan pasar saat ini” kata Karp, salah satu petinggi Mamiya.
Hasselblad H3DII-50: kamera digital DSLR dengan 50 megapixels -
Masih ingat kamera digital Hasselblad yang pernah kami bahas
yang mempunyai pixels terbesar yaitu 39 megapixels??
Well, itu sudah kuno karena
Hasselblad lagi-lagi membuat sensasi dengan kamera digital DSLR terbarunya
yaitu tipe H3DII-50.
Bedanya adalah megapixels yang bisa
dicapai oleh kamera ini yaitu mencapai 50 megapixels yang menjadi
"penumbang" kamera seri sebelumnya dan menjadi megapixels yang
terbesar saat ini.
Fitur yang ada antara lain 36x48mm
sensor dari Kodak serta layar ukuran 3 inch.
Belum ada informasi resmi mengenai harganya
tetapi sebagai gambaran versi sebelumnya (H3D II) sudah dibandrol dengan harga
sekitar Rp. 450.000.000/ unit jadi kalau yang 50 megapixels ini berapa yah??
Hasselblad H4D Ferrari Limited Edition: hanya dijual 499 unit saja
|
Hiks, kapan yah bisa punya kamera
Hasselblad, apalagi yang satu ini.
Hasselblad Limited H4D Ferrari
Edition adalah kamera versi terbatas Hasselblad yang bekerjasama
dengan Ferrari.
|
Tidak disebutkan berapa MP yang ada
di kamera ini tetapi tidak usah kuatir, seri H4D yang terkecil pun punya 40 MP,
cukup dong?
Hasselblad Limited H4D Ferrari
Edition akan dijual dalam waktu dekat (Oktober) dengan jumlah terbatas (namanya
juga Limited Edition) yaitu hanya 499 unit saja. Cepetan pesan!!
Harganya?? Takut tanya, pasti bikin merinding. Hasselblad Lunar: kamera mirrorless dengan spesfikasi dan harga luar biasa
|
Ternyata teknologi kamera Mirrorless juga membuat Hasselblad ingin ikut
bermain di jenis kamera yang sedang popular ini.
Walaupun belum diluncurkan,
Hasselblad telah mengumumkan kamera mirrorless mereka yaitu Hasselblad Lunar yang
merupakan kamera mirrorless dengan 24,3 MP (APS-C sensor) yang diklaim akan
punya kualitas sama dengan sebuah DSLR (salah satunya karena sensornya sama
dengan yang digunakan oleh DSLR).
|
Memang kalau yang buat si Hasselblad
maka urusan kualitas tentu nomor satu, di Lunar ini mampu menghasilkan continuous
shoot sampai 10 fps dan punya ISO 100-16000.
Shutter lag yang ada hanya butuh
0,02 detik saja dan terdapat 25 AF points.
Lunar juga bisa mengambil video
dengan resolusi Full HD 60/24p dan ada jack untuk microphone eksternal untuk
hasil suara lebih baik dengan menggunakan mic eksternal.
Selain punya layar 3 inch (921 K),
Lunar juga menggunakan OLED View Finder yang mencakup 100% coverage.
Lihat saja sendiri memang kamera
mirrorless ini sangat menjanjikan tetapi bicara harga, siapkan saja uang cukup
banyak karena dengar-dengar disini bahwa Lunar akan
dijual dengan harga 5.000 Euro (sekitar Rp. 61 jutaan).
Langganan:
Postingan (Atom)






